OJK Tegal Perkuat Peran Guru Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda
Agus Romi Haryatno   |   13/07/2026 - 20:01 WIB
OJK Tegal Perkuat Peran Guru Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal memperkuat peran guru sebagai penggerak literasi keuangan generasi muda melalui kegiatan *Training of Trainers* (ToT) Literasi Keuangan yang diikuti 129 guru SMA dan SMK di wilayah Cabang Dinas Pendidikan XII Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK untuk meningkatkan literasi keuangan sejak dini melalui lingkungan pendidikan. Pelatihan terselenggara atas kolaborasi OJK bersama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Ekonomi dan Akuntansi Wilayah Cabang Dinas Pendidikan XII Provinsi Jawa Tengah.

Kepala OJK Tegal Kurnia Tri Puspita mengatakan, guru memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang cakap finansial karena menjadi garda terdepan dalam menanamkan pemahaman dan perilaku keuangan yang bertanggung jawab kepada peserta didik.

"Guru merupakan ujung tombak dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan sekolah. Dengan tingkat literasi keuangan yang baik, siswa diharapkan mampu memahami produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan, mengelola keuangan secara bijaksana, serta lebih waspada terhadap berbagai modus kejahatan di sektor jasa keuangan, termasuk pinjaman online ilegal, investasi ilegal, dan perjudian daring," ujarnya.

Menurut Kurnia, pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru agar mampu menjadi agen edukasi keuangan di sekolah. Guru juga diharapkan dapat membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan yang bijak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai risiko di sektor jasa keuangan.

Sementara itu, Kepala Seksi SMA dan SMK Cabang Dinas Pendidikan XII Provinsi Jawa Tengah Lebdo Wiharso mengapresiasi komitmen OJK dalam meningkatkan literasi keuangan di lingkungan pendidikan. Ia menilai program tersebut menjadi bekal penting bagi guru untuk membimbing peserta didik memahami pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kejahatan di sektor jasa keuangan.

"Kami menyambut baik program peningkatan literasi keuangan yang dilaksanakan OJK. Dengan pemahaman keuangan yang baik, guru dapat menanamkan kepada siswa pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengenal peran OJK dan industri jasa keuangan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan keuangan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan," katanya.

Dalam pelatihan tersebut, OJK menyampaikan materi mengenai tugas dan fungsi OJK sebagai regulator dan pengawas sektor jasa keuangan, pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi, serta berbagai modus kejahatan keuangan yang perlu diwaspadai masyarakat, seperti pinjaman online ilegal, investasi ilegal, *phishing*, dan perjudian daring.

Selain itu, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 1 Fanny Rifqi El Fuad memberikan materi mengenai pengenalan pasar modal, karakteristik produk investasi, serta mekanisme perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia.

Peserta juga memperoleh materi dari Perwakilan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Komisariat Cabang Tegal Maya Indra Mulyani tentang pemanfaatan produk dan layanan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dalam mendukung perencanaan keuangan yang sehat.

Adapun Pemimpin Cabang PT Sinarmas Asset Management Pekalongan Sonif Rinanfian Nor memaparkan peran industri pengelolaan investasi, termasuk reksa dana, sebagai salah satu alternatif investasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai profil risiko dan tujuan keuangan.

Melalui kegiatan ini, OJK menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan pendidik dan pelajar. Sinergi dengan pemerintah daerah, institusi pendidikan, serta pelaku industri jasa keuangan akan terus diperkuat guna memperluas jangkauan edukasi keuangan dan membentuk masyarakat yang semakin cakap finansial, mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak, serta terlindungi dari berbagai risiko dan kejahatan di sektor jasa keuangan.


Berita Daerah

Bagikan artikel:

Banner Iklan
Jadwal Tayang Minggu
Jam Program
08:00 Innovator (DW)
09:00 Indonesiana
11:00 Kominfo Newsroom
12:00 Indonesiana
14:00 Berita Daerah Jawa
15:00 Cahaya Rohani
15:30 Podcast Putih Abu
16:00 Narasehat
16:30 Besti
17:00 Healing
17:30 Iqro
18:00 Mutiara Hikmah
19:00 Berita Daerah (malam)
20:00 She Magazine (VOA)
20:30 Matari
21:00 Wayang
Banner Iklan