Sukoharjo — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tim II Tahun 2026 Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Generasi Berkarakter: Pencegahan Bullying dan Kenakalan Remaja pada 31 Juli 2026. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa sekolah menengah pertama (SMP) sebagai salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan siswa secara positif.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari Program Kerja Sosial Kemasyarakatan (Sosmas) Kelompok Sosial Humaniora (Soshum) KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro Tahun 2026. Melalui program ini, mahasiswa berupaya memberikan edukasi kepada siswa mengenai pencegahan bullying dan kenakalan remaja sebagai langkah untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perilaku positif, kepedulian sosial, serta pembentukan karakter di lingkungan sekolah.
Sosialisasi ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman sejak dini mengenai perilaku bullying dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat memberikan dampak terhadap perkembangan psikologis, sosial, maupun akademik siswa. Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan serta meningkatnya pengaruh lingkungan dan kelompok sebaya. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat agar siswa mampu mengenali perilaku positif dan negatif serta mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan yang dilakukan.
Dalam kegiatan tersebut, Effia Devina Putri Gufron, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Diponegoro, berperan sebagai pembawa materi sosialisasi mengenai “Anti-Bullying dan Kenakalan Remaja”. Keterlibatan mahasiswa dari Program Studi Psikologi dalam kegiatan ini memiliki relevansi dengan materi yang disampaikan karena ilmu Psikologi mempelajari perilaku manusia, proses perkembangan individu, interaksi sosial, serta faktor-faktor yang dapat memengaruhi munculnya suatu perilaku, termasuk pada masa remaja.
Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, berbagai bentuk bullying yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, serta dampak yang dapat ditimbulkan bagi korban, pelaku, maupun lingkungan sekitarnya. Siswa diberikan pemahaman bahwa bullying tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat muncul dalam bentuk verbal, sosial, maupun tindakan lain yang bertujuan menyakiti, merendahkan, mengintimidasi, atau mengucilkan seseorang.
Selain itu, para siswa juga diajak untuk memahami pentingnya membangun rasa empati, menghargai perbedaan, dan tidak menjadikan kondisi maupun kelemahan seseorang sebagai bahan untuk melakukan perundungan. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai peran mereka dalam mencegah terjadinya bullying, tidak hanya dengan tidak menjadi pelaku, tetapi juga dengan tidak mendukung atau membiarkan tindakan perundungan terjadi.
Dalam pembahasan mengenai kenakalan remaja, siswa diberikan pemahaman mengenai pengertian kenakalan remaja sebagai berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat muncul pada masa perkembangan remaja dan berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain. Materi yang disampaikan juga membahas berbagai contoh perilaku kenakalan remaja, seperti pelanggaran tata tertib, perilaku tidak disiplin, perkelahian, serta bentuk perilaku negatif lainnya yang dapat memberikan dampak terhadap kehidupan sosial maupun perkembangan siswa.
Para siswa juga diajak untuk memahami berbagai faktor yang dapat memengaruhi munculnya kenakalan remaja, seperti lingkungan pergaulan, pengaruh teman sebaya, kurangnya kemampuan dalam mengendalikan diri, serta pengambilan keputusan yang kurang tepat. Melalui pembahasan tersebut, siswa didorong untuk lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan, mampu mempertimbangkan konsekuensi dari setiap tindakan, serta mengembangkan perilaku yang positif dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif dengan menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Para siswa diajak untuk mengenali berbagai perilaku yang dapat memberikan dampak negatif bagi diri sendiri maupun orang lain, sekaligus memahami pentingnya keberanian untuk mengambil sikap terhadap tindakan yang tidak sesuai. Siswa juga didorong untuk memberikan dukungan kepada teman yang menjadi korban bullying serta melaporkan kepada guru atau pihak yang dapat dipercaya apabila mengalami maupun menyaksikan tindakan perundungan atau perilaku negatif lainnya.
Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, kegiatan ini ditutup dengan Deklarasi Anti-Bullying dan Kenakalan Remaja yang diikuti oleh para siswa sekolah menengah pertama. Deklarasi tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menolak segala bentuk perundungan dan perilaku negatif serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman, saling menghargai, serta penuh kepedulian.
Melalui pelaksanaan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro berharap para siswa sekolah menengah pertama dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya bullying dan kenakalan remaja serta mampu menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk penerapan keilmuan mahasiswa melalui program kerja Sosial Kemasyarakatan Kelompok Soshum dalam memberikan edukasi yang relevan dengan kebutuhan dan perkembangan remaja.
Dengan adanya kerja sama antara mahasiswa KKN, pihak sekolah, guru, dan para siswa, diharapkan upaya pencegahan bullying dan kenakalan remaja dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Lingkungan sekolah pun diharapkan dapat menjadi ruang yang tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk tumbuh, berkembang, membangun karakter, serta saling menghargai satu sama lain.
Tulisan ini dari Effia Devina Putri Gufron Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro tidak mewakili pandangan dari redaksi Batik TV.
Bagikan artikel:
| Jam | Program |
|---|---|
| 08:00 | Innovator (DW) |
| 09:00 | Indonesiana |
| 11:00 | Kominfo Newsroom |
| 12:00 | Indonesiana |
| 14:00 | Berita Daerah (siang) |
| 15:30 | Innovator (DW) |
| 16:00 | CEK IN (DW) |
| 16:30 | Sportframe |
| 17:00 | Before After |
| 17:30 | Iqro |
| 18:00 | Icip-icip |
| 18:30 | Peluang |
| 19:00 | Berita Daerah (malam) |
| 20:00 | Expose2 |
| 21:00 | Wayang |