Waga Limpung Kini Punya Jogging Track Baru, Berkat CSR BNI Lewat Rizal Bawazier
Tim Liputan BatikTV   |   19/09/2026 - 15:21 WIB
Waga Limpung Kini Punya Jogging Track Baru, Berkat CSR BNI Lewat Rizal Bawazier

Warga Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, kini memiliki fasilitas olahraga baru berupa jogging track sepanjang sekitar 400 meter di Lapangan Cokronegoro, Desa Limpung.

Lintasan tersebut mengelilingi lapangan sepak bola dan dibangun melalui dukungan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) BNI, dengan fasilitasi Anggota DPR RI Komisi VI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah X, Rizal Bawazier.

Rizal Bawazier mengatakan fasilitas tersebut menjadi CSR pertama dari BUMN yang diterimanya dalam kapasitasnya sebagai anggota DPR RI Komisi VI.

“Ini terus terang fasilitas CSR pertama dari BUMN saya sebagai anggota DPR RI untuk Komisi VI. Saya sangat bersyukur, hasilnya bagus sekali,” kata Rizal saat peresmian jogging track di Limpung.

Menurut dia, fasilitas tersebut tidak hanya ditujukan bagi warga Desa Limpung. Jogging track itu diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dari wilayah sekitar, termasuk kecamatan penyangga Limpung.

Karena itu, Rizal meminta masyarakat ikut menjaga dan merawat fasilitas olahraga tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Saya berharap apa yang telah diberikan oleh BUMN sebagai mitra kita dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat, dijaga, dipelihara jogging track ini dan dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada BNI yang mendukung pembiayaan pembangunan fasilitas tersebut. Ia turut mengapresiasi Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa Limpung yang terlibat dalam proses pembangunannya.

Jogging track sepanjang sekitar 400 meter itu mengitari Lapangan Cokronegoro. Kehadirannya sekaligus memberi alternatif bagi warga yang sebelumnya berolahraga dengan memanfaatkan jalan maupun kawasan Alun-alun Limpung.

Kepala Desa Limpung Ibnu Kamil Muhammad Rum mengatakan, sebelum tersedia lintasan tersebut, area di sekitar lapangan masih berupa tanah dan rumput.

“Di sini tadinya cuma tanah, rumput-rumput, tanah,” kata Ibnu.

Warga yang ingin berolahraga, lanjut dia, sebelumnya banyak memanfaatkan jalan atau Alun-alun Limpung. Namun, aktivitas olahraga di alun-alun dinilai semakin kurang nyaman karena keberadaan pedagang kaki lima.

“Makanya telah kita alihkan di sini para penikmat olahraga,” ujarnya.

Menurut Ibnu, keberadaan jogging track memberikan ruang yang lebih khusus bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas fisik. Ia berharap fasilitas tersebut digunakan sekaligus dirawat bersama oleh masyarakat.

“Rakyat tinggal merawat dan memanfaatkannya untuk kesehatan,” katanya.

Nama Lapangan Cokronegoro sendiri berkaitan dengan sejarah Desa Limpung. Ibnu menjelaskan, Cokronegoro dikenal sebagai tokoh yang disebut sebagai pendiri Desa Limpung.

Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, Cokronegoro merupakan prajurit Pangeran Diponegoro yang kemudian membuka permukiman di wilayah tersebut. Nama dan jejak sejarahnya, kata Ibnu, masih dapat ditemukan melalui prasasti serta makam Cokronegoro di makam desa.

Sementara itu, Branch Manager BNI Limpung Edi Susanto mengatakan pembangunan jogging track tersebut merupakan hasil kolaborasi antara BNI dan Rizal Bawazier.

“Dari BNI terutama mengucapkan terima kasih untuk kolaborasinya dengan Pak Dewan. Akhirnya jogging track di Limpung terealisasi,” kata Edi.

Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat Desa Limpung maupun warga dari wilayah sekitar.

Tokoh masyarakat Limpung Tri Teguh turut menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas olahraga tersebut. Ia menilai jogging track dapat menjadi tambahan ruang publik bagi aktivitas masyarakat.

Tri juga mengapresiasi kolaborasi antara Rizal Bawazier dan BNI dalam menghadirkan fasilitas tersebut.

“Mudah-mudahan sekali lagi beliau lebih banyak lagi memberikan manfaatnya buat masyarakat khususnya di Dapil 10 ini, Pekalongan Kota, Pekalongan, Pemalang, dan Kabupaten Batang,” kata Tri.

Dengan hadirnya lintasan sepanjang 400 meter tersebut, Lapangan Cokronegoro tidak hanya menjadi ruang untuk aktivitas olahraga sepak bola. Area itu kini memiliki fasilitas tambahan yang dapat digunakan warga untuk berjalan maupun berlari tanpa harus berbagi ruang dengan lalu lintas kendaraan di jalan umum.

Berita Daerah

Bagikan artikel:

Banner Iklan
Jadwal Tayang Minggu
Jam Program
08:00 Innovator (DW)
09:00 Indonesiana
11:00 Kominfo Newsroom
12:00 Indonesiana
14:00 Berita Daerah Jawa
15:00 Cahaya Rohani
15:30 Podcast Putih Abu
16:00 Narasehat
16:30 Besti
17:00 Healing
17:30 Iqro
18:00 Mutiara Hikmah
19:00 Berita Daerah (malam)
20:00 She Magazine (VOA)
20:30 Matari
21:00 Wayang
Banner Iklan