Komunitas Pekalongan Tanggap Salurkan Bantuan untuk 13 Dapur Umum Mandiri di Kota dan Kabupaten Pekalongan
M. Seif Robbani   |   25/01/2026 - 21:26 WIB
Komunitas Pekalongan Tanggap Salurkan Bantuan untuk 13 Dapur Umum Mandiri di Kota dan Kabupaten Pekalongan

Kota Pekalongan — Di tengah banjir yang telah merendam sejumlah wilayah di Kota dan Kabupaten Pekalongan selama lebih dari sepekan, Komunitas Pekalongan Tanggap kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan logistik kepada 13 dapur umum mandiri milik warga terdampak banjir, Minggu (25/1/2026).

Ketiga belas dapur umum mandiri tersebut tersebar di berbagai wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan yang hingga kini masih tergenang banjir. Dapur-dapur ini aktif melayani kebutuhan makan warga terdampak yang memilih bertahan di rumah masing-masing.


Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Komunitas Pekalongan Tanggap terhadap warga terdampak banjir. Proses distribusi dilakukan dengan pendampingan dari Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jawa Tengah bersama Pekalongan Rescue, sehingga bantuan dapat tersalurkan secara aman dan tepat sasaran, termasuk ke wilayah yang sulit dijangkau akibat genangan air.

Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, sayur-mayur, minyak goreng, telur, serta kebutuhan dapur lainnya. Logistik tersebut diperuntukkan untuk mencukupi kebutuhan memasak dapur umum mandiri selama kurang lebih tiga hari ke depan.

Ketua Komunitas Pekalongan Tanggap, Fahmi Shahab, menyampaikan bahwa keberadaan dapur umum mandiri saat ini menjadi salah satu penopang utama kebutuhan pangan warga terdampak banjir, khususnya bagi mereka yang tidak mengungsi ke pos pengungsian.

Komunitas Pekalongan Tanggap, lanjutnya, berkomitmen untuk terus hadir selama dapur mandiri masih beroperasi dan warga masih membutuhkan bantuan. Sebelumnya, komunitas ini juga telah berkolaborasi dengan Brimob Batalyon B Pelopor dalam mendirikan dapur lapangan, serta menyediakan perahu karet yang digunakan untuk evakuasi warga maupun penyaluran logistik ke daerah terdampak banjir.

Di tengah keterbatasan dan kondisi banjir yang belum surut, dapur-dapur mandiri menjadi tumpuan utama warga yang bertahan di permukiman. Dari dapur sederhana tersebut, ratusan porsi makanan hangat setiap hari terus disiapkan bagi warga terdampak.


Ketua RW 03 Kelurahan Pasirsari, Mona Salvia, menyampaikan bahwa bantuan yang diterima sangat membantu warganya. Setiap hari, dapur umum di wilayahnya memasak sekitar 190 bungkus nasi untuk warga di dua RT, bahkan juga melayani warga lain yang membutuhkan.

Ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini adalah bumbu dapur dan gas elpiji, mengingat kebutuhan gas untuk memasak mencapai dua tabung setiap hari. Meski demikian, warga RW 03 dan RW 04 telah menerima layanan pengobatan gratis. Warga berharap penanganan banjir dapat segera dilakukan agar kondisi kembali normal.

Hal serupa disampaikan Abdul Hadat, warga Tegaldowo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, wilayah tersebut telah terendam banjir selama sekitar delapan hari, dan bantuan yang disalurkan sangat membantu dapur mandiri yang melayani sekitar 300 kepala keluarga.

Sementara itu, Shobidin, warga Pasirsari, mengatakan bahwa keterbatasan bantuan yang diterima warga mendorong pendirian dapur mandiri secara swadaya untuk melayani lebih dari 50 kepala keluarga. Saat ini, kondisi genangan air justru semakin meningkat dan warga berharap banjir segera surut.

Banjir yang dipicu cuaca ekstrem, hujan lebat, tanggul jebol, serta limpasan air sungai telah merendam ribuan rumah warga di Pekalongan. Sebagian warga terpaksa mengungsi, sementara sebagian lainnya bertahan dengan saling menguatkan melalui dapur umum mandiri.

Di balik genangan air dan keterbatasan, kepedulian dan solidaritas terus tumbuh. Komunitas Pekalongan Tanggap bersama Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jawa Tengah dan Pekalongan Rescue berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga hingga kondisi berangsur pulih.

Berita Daerah

Bagikan artikel:

Banner Iklan
Jadwal Tayang Rabu
Jam Program
08:00 Innovator (DW)
09:00 Indonesiana
11:00 Kominfo Newsroom
12:00 Indonesiana
14:00 Berita Daerah (siang)
15:30 Dolan Paud
16:00 Kajian Islam
17:00 Icip-icip
17:30 Before After
18:00 Indonesiana
18:30 Besti
19:00 Berita Daerah (malam)
20:00 Innovator (DW)
20:30 Corat Coret (PFN)
21:00 Wayang
Banner Iklan