Menuju Shenzhen Indonesia, KEK Industropolis Batang Pangkas Turnover Karyawan Lewat Program PRIMA 2026
  |   04/07/2026 - 00:09 WIB
Menuju Shenzhen Indonesia, KEK Industropolis Batang Pangkas Turnover Karyawan Lewat Program PRIMA 2026

Batang - Sebagai kawasan yang digadang-gadang menjadi "Shenzhen-nya Indonesia", KEK Industropolis Batang terus membuktikan komitmen nyata dalam menciptakan iklim investasi global yang stabil, berdaya saing tinggi, dan berkelanjutan. 

Menjawab tantangan kebutuhan dunia kerja masa depan, manajemen KEK Industropolis Batang secara resmi menutup Program Resiliensi untuk Industri Masa Depan (PRIMA) 2026 pada hari ini, Jumat (3/7). Langkah strategis ini diambil guna memastikan pasokan tenaga kerja lokal matang secara mental, fisik, dan kompetensi sebelum terjun langsung ke lantai produksi.


Plt. Direktur Utama KEK Industropolis Batang, Indri Septa Respati, menegaskan

bahwa kesiapan memasuki dunia industri modern tidak lagi cukup jika hanya dibangun di dalam ruang kelas. Melalui PRIMA 2026, kawasan hadir langsung sebagai bagian dari ekosistem pendidikan vokasi yang adaptif.

"Membangun kawasan industri adalah sebuah investasi. Namun membangun manusia yang akan menghidupkan kawasan itulah warisan yang sesungguhnya. Melalui program PRIMA ini, kami merumuskan kurikulum berbasis kebutuhan nyata industri, dipadukan dengan Praktik Kerja Lapangan yang menyentuh langsung realita operasional. 

Langkah ini memberikan jaminan dan rasa percaya diri kepada para tenant maupun calon investor global bahwa KEK Industropolis Batang adalah ekosistem investasi yang matang dan berkelanjutan," ujar Indri Septa Respati dalam sambutannya.

Selama lima hari pelaksanaan, para peserta PRIMA 2026 mendapatkan mentor dan

pembelajaran langsung dari para praktisi HR korporasi dunia yang telah beroperasi di kawasan, antara lain PT KCC Glass Indonesia, PT Wavin Manufacturing Indonesia, PT Unipack Plasindo, PT Yih Quan Footwear, PT Profinder Solusi Indonesia, dan PT Ace Medical Products.

Tidak hanya teori, peserta juga melihat langsung standar industri tinggi melalui kunjungan produksi ke PT Unipack Plasindo, PT Trax Sumbiri, dan PT Wavin Manufacturing.

Program PRIMA 2026 yang berlangsung selama lima hari ini mendapatkan apresiasi tinggi dari jajaran pemerintah daerah. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, S.H., menyatakan kebanggaannya atas inisiatif konkret yang diinisiasi oleh KEK Industropolis Batang dalam menyiapkan generasi penerus.


Beliau juga memberikan pesan mendalam bagi para peserta. "Pemerintah Kabupaten Batang sangat bangga dan mendukung penuh program PRIMA ini. KEK Industropolis Batang tidak hanya membangun pabrik dan infrastruktur, tetapi secara nyata ikut membangun manusia. Kepada para peserta, anak- anakku, kalian adalah aset Kabupaten Batang. 

Dengan kompetensi dan mentalitas setara pekerja global yang diajarkan di sini, masyarakat Batang tidak lagi menjadi penonton, melainkan motor penggerak utama industri. Ini membuktikan bahwa daerah kita sangat siap menyambut investasi skala dunia," ungkap Sri Purwaningsih.


Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Jawa Tengah, Agus Nowo Edy, S.Pd., M.Pd., menekankan bahwa lompatan metodologi dalam PRIMA 2026 menjadi kiblat baru bagi keterlibatan dunia pendidikan dalam industri (link and match).

"Tahun ini terjadi lompatan besar, di mana 8 SMK dengan 160 peserta terlibat aktif, bahkan guru-guru pun ikut terjun langsung dalam kepanitiaan bersama HR para tenant.

Ini adalah integrasi kurikulum vokasi yang sesungguhnya. Kami dari pihak provinsi melihat program ini sebagai standar emas baru nasional. KEK Industropolis Batang

telah berhasil meyakinkan dunia pendidikan bahwa lulusan SMK kita mampu memiliki resiliensi tinggi, dan kami siap terus berkolaborasi memperluas program ini di masa depan," jelas Agus Nowo Edy

Melalui dukungan terstruktur dari Tim Jasa Psikologi Universitas Diponegoro dan pelatih kedisiplinan TNI dari PT Bintara Mitra Andalan, PRIMA 2026 sukses memberikan dampak instan.

Beberapa tenant raksasa kawasan seperti PT Ace Medical Products dan PT Elecmental Longteng tercatat langsung melakukan penyerapan ratusan lulusan SMK lokal pasca-pelaksanaan program. Keberhasilan konkret ini kian mengukuhkan posisi KEK Industropolis Batang sebagai magnet investasi masa depan yang mandiri, kompetitif, dan membanggakan seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Berita Daerah

Bagikan artikel:

Banner Iklan
Jadwal Tayang Rabu
Jam Program
08:00 Innovator (DW)
09:00 Indonesiana
11:00 Kominfo Newsroom
12:00 Indonesiana
14:00 Berita Daerah (siang)
15:30 Dolan Paud
16:00 Kajian Islam
17:00 Icip-icip
17:30 Before After
18:00 Indonesiana
18:30 Besti
19:00 Berita Daerah (malam)
20:00 Innovator (DW)
20:30 Corat Coret (PFN)
21:00 Wayang
Banner Iklan