Menghubungkan Bahasa Dengan Pendidikan, Karakter, Dan Potensi Lokal Di Desa Kalibeluk Bersama Kkn Reguler Tim Ii Universitas Diponegoro Di Desa Kalibeluk
  |   20/08/2026 - 23:54 WIB
Menghubungkan Bahasa Dengan Pendidikan, Karakter, Dan Potensi Lokal Di Desa Kalibeluk Bersama Kkn Reguler Tim Ii Universitas Diponegoro Di Desa Kalibeluk

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kalibeluk, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah menjadi wadah penerapan bahasa, khususnya Bahasa Inggris, dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat. Terdapat tiga program yang berfokus pada pemanfaatan Bahasa Inggris dalam bidang pendidikan, perkembangan karakter anak, serta pengembangan potensi lokal. Ketiga program tersebut dilaksanakan dengan pendekatan yang berbeda sesuai dengan sasaran dan tujuan masing-masing, namun memiliki keterkaitan dalam menjadikan bahasa sebagai sarana pembelajaran, pembentukan karakter, dan pengenalan potensi desa.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan dalam program kerja pertama adalah ”Pelatihan Bahasa Inggris Dasar terkait Etika dan Kesopanan bagi Anak untuk Menumbuhkan Sikap Anti-Bullying dan Kekerasan.” Kegiatan ini dilaksanakan melalui pembelajaran Bahasa Inggris dasar kepada siswa sekolah dasar, yaitu kelas 3 SDN 1 Kalibeluk pada 23 Juli 2026 dan kelas 1 MI Al-Amin Kalibeluk pada 28 Juli 2026. Materi yang diberikan mencakup kosakata dan ungkapan sederhana dalam Bahasa Inggris yang dikaitkan dengan etika, kesopanan, sikap saling menghargai, serta anti-bullying.

Pembelajaran dilaksanakan secara interaktif dan menyenangkan dengan memanfaatkan lagu berbahasa Inggris sebagai salah satu media pendukung. Pendekatan tersebut digunakan agar materi lebih mudah diterima oleh siswa sekolah dasar. Meskipun demikian, perbedaan kemampuan Bahasa Inggris antarsiswa serta kecenderungan siswa untuk mudah kehilangan fokus menjadi beberapa hambatan selama kegiatan berlangsung. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan untuk menggunakan metode pembelajaran yang lebih interaktif melalui permainan, lagu, dan praktik percakapan sederhana.

Selanjutnya, program kerja kedua mengambil bagian dalam pengembangan potensi lokal melalui ”Pembuatan Konten Promosi Berbahasa Inggris untuk Produk Unggulan Desa Kalibeluk.” Kegiatan dilakukan melalui wawancara serta pengambilan foto dan video bersama pelaku UMKM Desa Kalibeluk, termasuk UMKM anyaman dan serabi. Proses tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai sejarah, proses produksi, dan keunggulan produk lokal yang kemudian dapat dikembangkan menjadi materi promosi.

Hasil dokumentasi kemudian digunakan sebagai bahan penyusunan konten promosi dalam Bahasa Inggris. Penggunaan Bahasa Inggris dipilih karena produk UMKM Desa Kalibeluk tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga mengandung nilai budaya dan kearifan lokal yang berpotensi untuk dikenalkan kepada masyarakat internasional. Melalui penggunaan Bahasa Inggris, informasi mengenai sejarah, proses produksi, serta keunggulan produk dapat disampaikan kepada khalayak yang lebih luas sekaligus memperkenalkan potensi lokal Desa Kalibeluk sebagai bagian dari kekayaan budaya yang memiliki daya tarik di tingkat internasional.

Selain kedua program tersebut, program terakhir adalah Program Sosial Kemasyarakatan yang dilaksanakan dengan tema “Aku Anak Indonesia: Kenali Hakku, Negaraku, dan Berani Melawan.” salah satu kegiatan di dalamnya adalah sebagai edukator komunikasi dwibahasa dan karakter anak, yang menggabungkan pembelajaran bahasa dengan penanaman nilai-nilai Pancasila. Kegiatan ini menekankan pentingnya komunikasi yang santun, sikap saling menghargai, serta pengenalan kosakata sederhana yang berkaitan dengan identitas bangsa, budaya lokal, gotong royong, dan kecintaan terhadap desa.

Kegiatan pembelajaran tersebut dilaksanakan di kelas 3 SDN 1 Kalibeluk pada 24 Juli 2026. Materi disampaikan dengan cara yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan. Poster Bahasa Inggris dasar yang berisi ajakan untuk menghargai teman, bekerja sama, dan mencintai desa juga digunakan sebagai media pendukung. Melalui kegiatan ini, pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya diarahkan pada penguasaan kosakata, tetapi juga dikaitkan dengan pembentukan karakter serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ketiga program tersebut menunjukkan bahwa bidang kebahasaan dapat diterapkan dalam berbagai bentuk kegiatan pengabdian. Dari ruang kelas hingga potensi lokal desa, bahasa menjadi bagian dari langkah kecil untuk belajar, berbagi, dan memperkenalkan Kalibeluk kepada masyarakat yang lebih luas. Dengan bahasa pun, berbagai perbedaan dapat dipertemukan, tujuan dapat disatukan, dan harapan akan kemajuan Desa Kalibeluk dapat diwujudkan bersama.

Pada akhirnya, rangkaian kegiatan KKN di Desa Kalibeluk tidak hanya menjadi pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi bentuk penerapan ilmu secara langsung di tengah masyarakat. Melalui pendidikan, komunikasi, dan promosi potensi lokal, bahasa menjadi salah satu jembatan yang menghubungkan kegiatan pengabdian dengan kebutuhan masyarakat. Tiga program kerja yang telah dijalankan menjadi bagian dari proses belajar sekaligus upaya untuk memberikan manfaat bagi Desa Kalibeluk. Berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan dapat dilalui berkat kerja sama dan dukungan dari masyarakat, perangkat desa, serta seluruh pihak yang terlibat. Setiap kegiatan pun memberikan pengalaman baru dalam menghubungkan ilmu dengan kondisi nyata di lapangan.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, perjalanan KKN Tim II Universitas Diponegoro di Desa Kalibeluk pun sampai pada penghujungnya. Bukan selamat tinggal, melainkan sampai jumpa, Kalibeluk. Semoga setiap langkah kecil yang telah dilakukan dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang menuju Kalibeluk yang semakin maju. Apa yang telah dilakukan selama KKN mungkin hanya menjadi langkah kecil, tetapi langkah tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang. Bukan selamat tinggal, melainkan sampai jumpa, Kalibeluk. Sebab perjalanan ini bukan tentang sebuah akhir, melainkan tentang awal dari hubungan, harapan, dan impian yang masih akan terus berjalan.

Bersama, kami memeluk Kalibeluk.

Ditulis oleh: Gabriell Jutha Evantero

Berita Daerah

Bagikan artikel:

Banner Iklan
Jadwal Tayang Jumat
Jam Program
08:00 Innovator (DW)
09:00 Indonesiana
11:00 Kominfo Newsroom
12:00 Indonesiana
14:00 Berita Daerah (siang)
15:30 Innovator (DW)
16:00 CEK IN (DW)
16:30 Sportframe
17:00 Before After
17:30 Iqro
18:00 Icip-icip
18:30 Peluang
19:00 Berita Daerah (malam)
20:00 Expose2
21:00 Wayang
Banner Iklan