Ratusan Pekerja Lokal Batang Ikuti Pelatihan Industri di China, KEK Industropolis Dorong SDM Berstandar Global
M. Seif Robbani   |   26/02/2026 - 12:30 WIB
Ratusan Pekerja Lokal Batang Ikuti Pelatihan Industri di China, KEK Industropolis Dorong SDM Berstandar Global

Kab Batang – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan peran strategisnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal melalui program pelatihan internasional bagi tenaga kerja Indonesia.

Sebanyak 156 karyawan PT Ace Medical Products Indonesia diberangkatkan ke Zhijiang, Provinsi Hubei, China, untuk mengikuti pelatihan industri secara intensif sebagai bagian dari proses transfer teknologi dan penguatan kompetensi tenaga kerja nasional.

Program pelatihan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni gelombang pertama pada November 2025 hingga Februari 2026 dan gelombang kedua pada Maret hingga Juni 2026. Menariknya, sekitar 80 persen peserta merupakan tenaga kerja asal Kabupaten Batang, yang menjadi prioritas utama dalam rekrutmen perusahaan.

HRGA Manager PT Ace Medical Products Indonesia, Agnes Galih, menjelaskan bahwa pelatihan dilakukan langsung di fasilitas produksi utama di China karena seluruh sistem teknologi dan operasional masih terintegrasi di negara asal investor.

“Karyawan dilatih memahami keseluruhan proses produksi, mulai dari pengoperasian mesin, sistem teknologi, hingga standar kerja internasional. Tujuannya agar saat pabrik di Batang beroperasi penuh, SDM lokal sudah siap menjalankan sistem produksi global,” jelasnya.

Materi pelatihan mencakup berbagai bidang strategis, di antaranya operator produksi, quality assurance, teknisi mesin, sistem sterilisasi, pengelolaan limbah industri, production material control (PMC), hingga penguasaan teknologi manufaktur modern. Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali kemampuan manajerial sesuai jenjang jabatan masing-masing.

Salah satu peserta, Mokhammad Bima Dewanda, warga Desa Subah, Batang, mengaku kesempatan mengikuti pelatihan di luar negeri menjadi pengalaman berharga dalam perjalanan kariernya. Lulusan SMK Negeri 1 Kandeman tersebut sebelumnya bekerja di bidang maintenance instrumentasi sebelum dipercaya mengemban posisi Material Control.

“Awalnya cukup menantang karena harus beradaptasi dengan bahasa dan sistem kerja baru, terutama penggunaan SAP dan manajemen data produksi. Tapi lingkungan kerja di sana sangat mendukung proses belajar,” ungkapnya.

Menurut Bima, budaya industri di China menanamkan semangat belajar yang tinggi dan disiplin kerja yang kuat. Ia berharap ilmu yang diperoleh dapat diterapkan sekaligus dibagikan kepada rekan kerja di Batang setelah kembali ke Indonesia.

Program pelatihan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan kemandirian operasional oleh tenaga kerja Indonesia. Manajemen Allmed China menargetkan dalam lima tahun mendatang seluruh manajemen operasional perusahaan di Batang dapat dijalankan sepenuhnya oleh SDM nasional.


Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, yang turut meninjau langsung pelaksanaan pelatihan di China, menilai program tersebut menjadi bukti bahwa investasi di Batang tidak hanya berorientasi pada pembangunan industri, tetapi juga peningkatan kapasitas masyarakat lokal.

“Yang dibangun bukan hanya pabrik, tetapi kemampuan manusia di dalamnya. Transfer teknologi seperti ini akan membentuk tenaga kerja Batang yang kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Corporate Secretary KEK Industropolis Batang, M. Burhan Murtaki, menegaskan bahwa model investasi di kawasan industri tersebut menitikberatkan pada pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan SDM.

Menurutnya, pengiriman tenaga kerja lokal untuk pelatihan langsung di negara investor menjadi indikator nyata terjadinya alih teknologi dan knowledge sharing yang berkelanjutan.

Ke depan, PT Ace Medical Products Indonesia ditargetkan mampu menyerap hingga 3.500 tenaga kerja dengan mayoritas berasal dari masyarakat Batang. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi KEK Industropolis Batang sebagai pusat industri modern berbasis teknologi yang berorientasi pada peningkatan daya saing nasional.


Berita Daerah

Bagikan artikel:

Banner Iklan
Jadwal Tayang Minggu
Jam Program
08:00 Innovator (DW)
09:00 Indonesiana
11:00 Kominfo Newsroom
12:00 Indonesiana
14:00 Berita Daerah Jawa
15:00 Cahaya Rohani
15:30 Podcast Putih Abu
16:00 Narasehat
16:30 Besti
17:00 Healing
17:30 Iqro
18:00 Mutiara Hikmah
19:00 Berita Daerah (malam)
20:00 She Magazine (VOA)
20:30 Matari
21:00 Wayang
Banner Iklan