PEKALONGAN – Komunitas arsitek Pekalongan Raya Influencer Arsitek (PILAR) sukses menyelenggarakan agenda Kopdarsitek Vol. 1 dengan mengusung tema "Connect & Grow: Arsitek Era AI, Bukan Sekadar Nge-gambar". Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan arsitek dan pelaku industri dari berbagai wilayah untuk saling berbagi wawasan terkini mengenai pemanfaatan teknologi di bidang arsitektur.
Ketua PILAR, Zulfikar Ali Hilabi, S.T., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting bagi para anggotanya untuk terus meningkatkan kompetensi, terutama di tengah pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI).
"Melalui agenda ini, kita belajar bahwa teknologi AI sudah merambah ke dunia arsitektur. Penggunaan AI dapat mempermudah proses pengerjaan render dibandingkan metode manual tradisional. Oleh karena itu, kami memfasilitasi komunitas agar bisa lebih mengenal dan memanfaatkan AI," ujar Zulfikar saat diwawancarai di sela-sela acara.
Lebih lanjut, Zulfikar memaparkan bahwa PILAR saat ini menaungi hampir 60 arsitek yang tersebar di tujuh kabupaten/kota, meliputi Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, Pemalang, Tegal, Slawi, dan Brebes. Ia berharap ke depannya komunitas PILAR dapat menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah (Pemkot maupun Pemkab) setempat.
"Kami ingin pemda mengenal bahwa kita memiliki wadah arsitek lokal yang hebat. Harapannya, kontribusi para 'anak kampung sini' (arsitek lokal) bisa dimaksimalkan untuk membangun dan mempercantik tata kota agar lebih estetis dan berkarakter," tambahnya.
Tanggapan positif turut datang dari para peserta. Jafar, seorang arsitek dari Langgeng Asis Studio yang berdomisili di Sragi, mengungkapkan rasa puasnya terhadap materi yang disampaikan. Menurut pria yang telah berkecimpung di dunia arsitektur selama lebih dari tiga tahun ini, adopsi AI di era sekarang membawa dampak yang signifikan.
"Sangat menarik, materinya 'daging' semua. Kehadiran AI ini sangat membantu kami, khususnya dalam memangkas tenggat waktu pengerjaan proyek agar bisa selesai jauh lebih cepat," ungkap Jafar, sembari berharap agenda Kopdar seperti ini bisa terus berlanjut secara berkala.
Keberhasilan acara ini juga tidak lepas dari dukungan mitra industri. Riska, Area Sales Manager PT Summit Granit untuk wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, menyatakan rasa bangganya bisa berkolaborasi dalam acara perdana yang merangkul sponsor vendor ini.
"Kami sangat terhormat bisa mendukung teman-teman arsitek di Pekalongan Raya. Pada kesempatan ini, Summit membagikan materi mengenai value edit produk kami serta keunggulan granit Summit dibanding brand lain di pasaran," kata Riska.
Ia berharap kegiatan informatif dari PILAR ini bisa terus berkelanjutan (sustain) karena selalu membawa tema-tema segar yang dibutuhkan, baik oleh arsitek muda maupun arsitek senior.
Bagikan artikel:
| Jam | Program |
|---|---|
| 08:00 | Innovator (DW) |
| 09:00 | Indonesiana |
| 11:00 | Kominfo Newsroom |
| 12:00 | Indonesiana |
| 14:00 | Berita Daerah (siang) |
| 15:30 | Dolan Paud |
| 16:00 | Kajian Islam |
| 17:00 | Icip-icip |
| 17:30 | Before After |
| 18:00 | Indonesiana |
| 18:30 | Besti |
| 19:00 | Berita Daerah (malam) |
| 20:00 | Innovator (DW) |
| 20:30 | Corat Coret (PFN) |
| 21:00 | Wayang |