Kota Pekalongan — Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026, suasana hangat penuh kepedulian terlihat di sepanjang Jalan Gajah Mada, jalur Pantura Kota Pekalongan. Deretan tenda merah berdiri di pinggir jalan, menjadi tempat singgah bagi para pemudik yang mulai kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh.
Posko Gotong Royong Mudik yang didirikan DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan ini bukan sekadar tempat berhenti. Di bawah tenda sederhana tersebut, para pemudik disambut dengan ramah oleh relawan yang sigap melayani. Mereka menyediakan berbagai fasilitas mulai dari tempat istirahat, air mineral, hingga pembagian takjil gratis untuk berbuka puasa.
Tak hanya itu, posko ini juga dilengkapi dengan layanan pengecekan kesehatan gratis. Fasilitas ini menjadi sangat membantu, terutama bagi pemudik yang mengalami kelelahan setelah perjalanan panjang di jalur Pantura yang padat.
Kehangatan di posko ini terasa semakin kuat dengan keterlibatan berbagai elemen partai. Mulai dari pengurus DPC, PAC, ranting, badan dan sayap partai, hingga satgas yang bergerak solid dalam satu rampak barisan. Mereka bahu-membahu memberikan pelayanan terbaik, mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pekalongan, H. Masykur Taib, menyampaikan bahwa pendirian posko ini merupakan bagian dari gerakan serentak partai berlambang banteng di seluruh Indonesia.
“Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya para pemudik. Kami ingin mereka bisa beristirahat dengan aman, nyaman, dan tetap sehat selama perjalanan menuju kampung halaman,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kota Pekalongan merupakan salah satu titik lelah bagi pemudik yang melintas di jalur Jakarta–Semarang maupun sebaliknya. Oleh karena itu, keberadaan posko di lokasi strategis ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan.
“Kami mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri saat lelah atau mengantuk. Manfaatkan posko ini sebagai tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan,” tambahnya.
Di tengah hiruk pikuk kendaraan yang tak henti melintas, posko ini menjadi lebih dari sekadar tempat singgah. Ia menghadirkan rasa aman, kepedulian, dan kebersamaan—sebuah oase kecil yang memberi tenaga baru bagi para pemudik dalam perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Bagikan artikel:
| Jam | Program |
|---|---|
| 08:00 | Innovator (DW) |
| 09:00 | Indonesiana |
| 11:00 | Kominfo Newsroom |
| 12:00 | Indonesiana |
| 14:00 | Berita Daerah (siang) |
| 15:30 | Gerak dan Gaya |
| 16:30 | Sosok |
| 17:00 | Komunitas Tanpa Batas |
| 17:30 | Glow Up |
| 18:00 | De Journey |
| 18:30 | Info Mase |
| 19:00 | Berita Daerah (malam) |
| 20:00 | Musiklopedia |
| 21:00 | Wayang |